Selasa, 21 Mei 2019 00:10

Pemkab Merangin Gelar Panen Raya Perdana di 2019

Bupati Merangin H Al Haris dan rombongan, Selasa (26/3/2019), melakukan panen raya padi diatas lahan sawah seluas 360 hektar, di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin.

Dikatakan Al Haris, beras kualitas baik dari padi jenis Invara III dan padi jenis Invago III itu, untuk satu hektarnya dapat menghasilkan 6,1 ton beras. Jika digarap lebih baik lagi, bisa sampai delapan ton dan bisa tiga kali penen setahun.

Saat ini kata Al Haris, para petani di Desa Seling bergembira merayakan panen raya padi sawah. Kebahagiaan para petani itu, tentu merupakan kebahagiaan semua masyarakat Merangin.

Ditegaskannya, kebahagiaan pemimpin itu apabila tidak ada lagi masyarakat yang hidup susah. Semua masyarakat mempunyai lahan sawah, sehingga tidak ada lagi yang kekurangan pangan.

“Jadi petani sekarang tidak perlu susah memasarkan beras hasil panen. Nanti beras hasil panen itu, akan dibeli untuk kebutuhan beras para Pegawai Negeri Sipil (PNS), para karyawan Bank, anggota Polisi dan TNI, ujar Bupati.

Mengingat wadah petani untuk menjual berasnya sudah ada, Bupati Al Haris, mengajak seluruh masyarakat memperlebar sawahnya dan ramai-ramai turun ke sawah menanam padi. Garap semua lahan-lahan tidur menjadi sawah.

Jika di suatu desa itu banyak terdapat lahan tidur, orang-orangnya banyak yang menganggur, tentu uangnya juga tidur. Ini artinya, kehidupan masyarakat akan susah. Padahal, pemerintah telah banyak memfasilitasi untuk maju,” jelas bupati.

Menanam padi itu kata bupati, sangat banyak untungnya. Untuk satu hektar sawah yang ditanam padi, hasilnya lebih banyak dari pada satu hektar lahan yang ditahami sawit atau karet.

“Kabupaten Merangin sejak 2016 lalu, telah berhasil suplus beras. Bahkan, baras Merangin yang sekarang telah dikemas menarik, telah berhasil ikut meramaikan pasar beras nasional,” kata Bupati.




Kategori: Society

Tags:

Tanggapan Anda

Email Anda tidak kami publikasikan/tampilkan